Napsiah : Semoga Warga Terawas Bisa Mengharumkan Kreatif Anak Bangsa

musirawasterkini.com

Musi Rawas, – Ide kreatif jika mendapat wadah yang tepat akan selalu memberi nilai tambah. Ini dibuktikan oleh sekelompok masyarakat kelurahan Terawas RT 2 kecamatan STL ulu kabupaten musi Rawas, Sumatera selatan Jika sebelumnya di wilayah mereka bekas pelepah sawit hanya dibakar dan dibuang sebagai sampah tak berguna, kini hal tersebut tak lagi mereka lakukan. Sebagian warga telah mendapatkan pemasukan dari lidi pelepah pohon sawit, di luar buah kelapa sawit yang selama ini menjadi gantungan sebagian masyarakat setempat. Pendapatan dari olahan lidi sawit itu juga tak terhitung kecil. Lidi yang tadinya dibuang percuma, oleh masyarakat setempat diolah lagi, setelah dibersihkan dengan arit, dijemur untuk kemudian dijadikan bahan dasar untuk sejumlah kerajinan. Bentuk kerajinannya bermacam-macam. Mulai dari piring, pot bunga, topi, keranjang buah, dan bermacam aneka kerajinan lain. “Sekarang, lidi-lidi tersebut telah menjadi sumber yang bernilai rupiah bagi tangan-tangan kreatif,”

Glouta Sakti (46) penggagas kerajinan lidi Sawit di kelurahan itu, Minggu (27/06/2021). menjelaskan, “saya awalnya belajar dan lama kelamaan yang saya bikin membuah kan hasil, dan ada yang suka dan membelinya, lama lama mulai banyak yang minat, dan saya pun menerima pesanan dari masyarakat lokal mau pun luar kabupaten. Atas kehendak tuhan yang maha kuasa saya sekarang sudah mempunyai anggota 10 orang dan saya melatih masyarakat terutama kaum ibu. Pelatihan diberikan sesama mulai dari menyiapkan bahan mentah, hingga berwujud barang yang di perlukan.lainnya yang nantinya bernilai rupiah” kata glauta.

Kalau sebelumnya masyarakat hanya mampu membuat piring dari bahan lidi tersebut, maka ada kepikiran membuat yang lain spesialis, tempat bunga dan pariasi tempat bola listrik, aneka barang bisa dibuat. Dari pelajaran bersama ini juga, masyarakat punya harapan untuk bisa membuat beragam variasi barang serta meningkatkan volume produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar. “Dengan pembuatan, dan kreatifitas kemampuan kami harap dapat bersaing di pasar,” kata glouta salah seorang warga yang mendirikan usaha tersebut
Dan kini omsetnya sudah mencapai 5000,000 juta/bulan kadang nencapai lebih dan kelompok ini sudah di namakan Rumah Celmira terletak di kelurahan terawas ulu kecamatan STL ulu Kabupaten musi Rawas.

Di tempat terpisah Lurah Napsiah SE (50) mengucapkan terima kasih telah di bentuk nya Rumah Celmira Kreatif, di kelurahan Terawas, lurah pun berharap usaha kriatif ini semakin maju kedepannya dan bisa membantu masyarakat yang sedang sulit saat ini, serta bisa mengharum kan kreatif anak bangsa, warga terawas, “Ucap Lurah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *