musirawasterkini.com
Lubuklinggau, – Mahasiswa penjaskesrek universitas pgri silampari lubuklinggau (UNPARI) mensosialisasikam permainan tradisional rekreasi.
Sosialiasi ini dilakukan agar anak-anak sekarang yang berada dikota lubuklinggau dapat mengenal dan mengetahui kembali permainan-permainan tradisional.
Di zaman yang penuh dengan kemajuan teknologi yang seperti sekarang ini, dapat pada saat ini juga indonesia khususnya kota lubuklinggau terkena dampak pandemi covid 19, tidak jarang banyak anak-anak hanya bermain gadget dibandingkan memainkan permainan tradisional.
Kebanyakan dari mereka memainkan dan menyukai game online, oleh karena itu sosialisasi perlu diadakan.
Universitasi PGRI silampari merupakan salah satu perguruan tinggi yang berada dikota lubuklinggau diketuai oleh bapak Dr. H.Rudi Erwandi,M.Pd. sosialisasi ini dilakukan oleh mahasiswa semester 6 program studi penjaskesrek yang diketahui oleh ketua prodi bapak Rais Firlando M.Pd.
sosialisasi ini dibimbing langsung oleh dosen penjaskesrek bapak Wawan Syafutra M.Pd .
Sosialisasi diadakan dilapangan badminton tabapingin kota lubuklinggau, sosialisasi ini diadakan pada saat bulan suci ramadhan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini lakukan dalam upaya memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak dan warga sekitar.
Permainan yang disosialisasikan ada beberapa macam, seperti lompat tali, balap kelereng, tagduku, jitjitsemut, gobak slodor, domikado, dan egrang batok kelapa.
Sosialisasi ini telah dilakukan pada 25 Apri 2022. Sosialisasi ini dimulai dengan pengarahan langsung oleh bapak Wawan Syafutra M.Pd , kemudian dilanjutkan dengan mengajak anak-anak yang ada sekitaran lapangan badminton untuk melakukan permainan tradisional bersama kami.
Kegiatan berlangsung sangat menyenangkan dan terlihat anak-anak tersebut aktif dalam melakukan permainan.
Sosialisasi ini disambut dengan baik oleh masyarakat sekitar terutama anak-anak. Antusias anak-anak sangat terlihat selama kegiatan berlangsung merupakan sambutan baik dan positif. Diharapkan kedepannya anak-anak lebih menyukai permainan tradisional tidak hanya mengenal tetapi juga senang dalam melakukannya.
“Salam olahraga “
Penjaskesrek
Universitas PGRI Silampari